
Assalaamu’alaikum wr. wb.
Dok, saya memiliki dua anak yang masih kecil-kecil. Anak pertama laki-laki 4 tahun dan adiknya perempuan 1,5 tahun. Anak pertama lebih manja dari si kecil. Ia selalu minta digendong , dan segala keinginannya harus dituruti. Bagaimana seharusnya sikap kita? Dan apa dampak bagi anak-anak saya jika kondisinya demikian?
Wassalamualaikum wr.wb.
(Mimin-Ciputat)
Jawaban :
Waalaikum salam wr. Wb.
Subhaanallah , Bunda sudah memiliki dua anak. Semoga dengan belajar parenting ini Bunda bisa mengasuh anak dengan lebih mudah. Jika kita membiarkan anak kita jadi manja, hal ini tentu akan menyulitkan diri kita, anak kita dan orang lain di kemudian hari. Tekniknya praktis untuk membuat nanda tidak manja lagi. Silakan bunda baca kotak PARENTING di bawah :
P = Kita akan menggunakan pengasuhan yang benar
A = Seorang anak harus dilatih mandiri sejak dini dan harus dipahamkan tentang tidak semua keinginan itu adalah kebutuhan. Pada usia ini anak sebenarnya sudah bisa makan, mandi, dan bermain sendiri.
Beberapa penyebab anak manja dan kurang mandiri, antara lain: 1) Orang tua tidak konsisten. saat anak merengek, orang tua mengalah karena kasihan atau alasan lain. 2) Orang tua ragu akan kemampuan anak. 3) Orang tua belum bisa membedakan antara keinginan (tidak wajib dipenuhi) dan kebutuhan (wajib dipenuhi). 4) Orang tua belum paham bahwa setelah adanya adik, kakak berusaha mencari perhatian orang tua dengan berbagai macam perilakunya.
Anak yang kedua berusia 1,5 tahun. Pengasuhan anak pada usia 1,5 tahun prinsipnya adalah kesabaran, kasih sayang, respon cepat, dan tidak boleh memarahi.
R = Bersabarlah bunda, hindari memarahi mereka. Karena mereka sedang belajar berperilaku. Semua masalah yang ada pada mereka adalah bagian dari tugas kita sebagai orang tua.
Memarahi anak dengan kata-kata kita maupun sikap kita yang tampak kesal akan mempersulit proses perubahan yang akan kita jalankan.
E = Ketika anak dalam keadaan tenang, atau sudah tenang setelah marah-marah atau merengek mari kita bangun komunikasi. Dengarkanlah pikiran dan perasaan kakak. Dorong kakak untuk berbicara sehingga kakak terbiasa untuk mengungkapkan keinginan, kemarahan, kesedihan dengan kata-kata yang baik.
Adakan waktu-waktu khusus untuk melaksanakan langkah E setiap hari sehingga nanda merasa dekat dengan bunda. Jika nanda dekat dengan bunda, tentu nanda lebih mudah untuk patuh terhadap kata-kata bunda.
N = Sampaikanlah pada nanda mana yang boleh dan mana yang tidak dengan baik, tegas dan berwibawa . Berikanlah alasan yang bisa dipahami oleh si anak.
Jika nanda mulai merengek, mengancam atau mengamuk karena kita tidak memenuhi keinginannya, tetap teguhlah tanpa bernegosiasi, jika nanda masih tidak berhenti memaksa kita maka nanda boleh di-time out (lihat catatan Psikolog).
T = Berikan predikat-predikat positif (anak pintar, anak sholeh, anak baik, anak sabar, dll), ucapkan hal itu sesering mungkin di setiap pertemuan dengan nanda.
I = Lakukan setiap langkah dengan istiqamah. Hal yang paling harus diingat yaitu kata yang pernah diucapkan harus dipastikan agar dilaksanakan dengan konsisten.
NG = Time out , dilakukan jika anak berperilaku buruk tapi tidak bisa berhenti walaupun sudah diberi teguran atau konsekuensi. Ingatlah jika kita melarang anak namun tidak berhasil menghentikan perilaku negatifnya, maka anak akan menganggap ucapan kita tidak sungguh-sungguh. Untuk selanjutnya anak akan sulit untuk patuh pada kata -kata kita
sumber: rubrik Parenting Tabloid Al Hikmah, dengan nara sumber dr. Zulaehah Hidayati
Mon, 6 Sep 2010 @08:12hariyah |
085722664373
Artikel Parenting kami yang lainnya bisa Anda baca di situs kami lainnya, yaitu www.rumahparenting.com, silahkan buka situs tersebut. berikut daftar judul-judul artikel parentingnya :)
Artikel ini bermanfaat? silahkan gunakan tombol dibawah ini untuk mengirimkan artikel ke seluruh teman-teman anda di facebook & Twitter. Moga membawa Manfaat bagi teman-teman kita dan menjadi kebaikan yang senantiasa mengalir dari generasi ke generasi.
7 Agustus, Bandung, Rabbani dipatiukur
Agenda Seminar Parenting Juli 2011
2 Juli, Serpong, ajelis Ta'lim Serpong
25 Juli, Banjarmasin, Fame Organizer
Agenda Seminar Parenting Juni 2011
4 Juni, Yogyakarta, Fame Organizer
11 Juni, Semarang, SDIT Bina Awal
19 Juni, Cianjur, RA Persis
29 Juni, Banjarmasin, Fame Organizer