MENONTON TV/KOMPUTER ATAU BERMAIN GAMES/PS MENURUNKAN FUNGSI RETINA MATA ANAK KITA

image

 

Di jaman modern ini, banyak anak dibesarkan dengan orang tua pengganti (baby sitter) yang kerap kali mempunyai kedekatan lebih dibandingkan dengan orang tua kandungnya. Pergeseran budaya ini juga membuat baby sitter cenderung menyesuaikan segala keinginan anak agar pekerjaanya dapat dipertahankan dalam waktu lama. Maka bukanlah suatu hal yang mengherankan manakala, bila demi mengurangi kerepotan sang baby sitter, banyak anak-anak sekarang ini lebih dibiarkan bermain Play Station, Nintendo Wii, PSP, X-Box, dan menonton TV dibanding bermain bersama teman sebayanya dalam permainan yang mengasah kemampuan psikomotor, seperti naik sepeda, sepak bola, basket, renang atau pun permainan yang banyak dilakukan di luar ruang seperti hide and seek, dan lain sebagainya. Tentu artikel ini bukan hendak menghakimi Anda sebagai (calon) orang tua, maupun baby sitter (pembantu rumah tangga) Anda. Namun gaya hidup yang cenderung jarang bergerak ini telah membuka celah bagi masuknya penyakit-penyakit yang dahulu hanya dikenal pada orang dewasa tetapi kini juga kepada anak-anak. Sebut saja obesitas, penyakit kencing manis, penyakit jantung, dan lain sebagainya. Jangan kaget bila anak-anak yang tumbuh dengan gaya hidup ini kelak akan mendapat stroke di usia muda.

Paragraf di atas hanyalah sekadar wacana agar para pembaca sekalian sebagai orang tua maupun calon orang tua bisa mengintrospeksi lebih dalam dan melihat tanggung jawab sebagai orang tua sebagai sebuah karunia (dan bukan beban). Karena pada hakekatnya, anak lebih memerlukan dukungan psikologis dari orang tua sebagai bekal hidupnya dibanding dukungan materi yang tidaklah kekal.

Lalu adakah hubungan antara mata yang berjam-jam fokus ke depan layar televisi dengan kerusakan dini pada mata anak? Sebuah penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia baru-baru ini menunjukkan adanya korelasi antara total waktu menonton televisi per hari dan jarak dari televisi saat menonton dengan contrast sensitivity mata kiri, mata kanan, dan kedua mata, yaitu semakin lama menonton televisi, skor fungsi retina semakin rendah, demikian juga jarak yang semakin dekat cenderung menurunkan fungsi retina pada mata anak.

Sebaiknya jarak mata saat menonton pada anak-anak adalah 4 meter. Untuk anak usia 6-9 tahun, sebaiknya menonton 60 menit per hari. Sedangkan untuk anak usia 9-13 tahun, selama 90 menit per hari.


Ini dimungkinkan karena televisi memancarkan sinar biru yang amat dekat dan berbahaya bagi mata anak. Sinar biru mengakibatkan degenerasi retina dengan merusak enzim sitokrom oksidase dan menghambat pernafasan sel. Lensa mata pada anak-anak juga relatif jernih sehingga tidak dapat meredam sinar biru secara maksimal. Faktor total waktu menonton tiap hari dan jarak menonton juga mempengaruhi total sinar biru yang diterima mata.

Namun begitu, ada juga penelitian lain yang menunjukkan bahwa radiasi kecil yang ditimbulkan oleh layar video game, TV, maupun komputer tidak menimbulkan kerusakan mata BILA kita bisa mengendalikan diri saat mata mulai terasa lelah. Masalahnya, anak-anak bisa terus ketagihan di depan layar video game sekalipun matanya lelah demi mempertahankan kemenangan karakter dalam video game yang dimainkannya.


Bagaimanapun juga, melihat layar TV, komputer, video game, maupun membaca dalam jangka waktu lama bisa menyebabkan kelelahan pada mata. Hal ini bisa ditandai dengan rasa tidak nyaman setelah melihat dalam waktu lama, maupun sakit kepala ringan.

Beberapa hal yang dapat menyebabkan kelelahan pada mata (eyestrain) di antaranya adalah:

·         Mata yang terus fokus untuk jangka lama pada obyek yang terfiksasi. Hal ini dikarenakan mata kita pada hakikatnya didesain untuk berganti-ganti fokus antara obyek dekat dan jauh. Mata kita lebih cenderung lelah saat melihat obyek yang dekat dibanding saat melihat obyek yang jauh.

·         Pencahayaan yang kurang akan memaksa mata kita berfokus pada kondisi yang tidak mendukung.

·         Cahaya yang menyilaukan, baik yang langsung maupun akibat pantulan, membuat mata sukar melihat. Ketika mata kita lelah, otot wajah dan mata akan semakin kencang.

·         Kontras adalah perbedaan terang antara apa yang dilihat dan lingkungan sekitarnya. Kontras yang berlebih, seperti layar TV yang terang pada ruangan gelap, bisa memacu kelelahan mata.

·         Masalah penglihatan yang membutuhkan bantuan kacamata ataupun contact lens untuk mengatasinya.



Oleh karena itu, saat menonton televisi usahakan pencahayaan dalam ruangan sekitar 50% lebih suram dibanding cahaya pada layar TV atau komputer, dan cahaya lampu tidak dipantulkan layar TV sehingga menyilaukan. Jangan melihat dalam gelap, karena kontras cahaya akan menjadi terlalu tajam dan menyakiti mata. Usahakan menonton secara sejajar dengan jarak sekitar 4 atau 5 kali ukuran layar TV Anda dalam inchi. Anak-anak yang rabun bisa duduk lebih dekat. Saat Anda bekerja di depan komputer atau menonton dalam waktu lama, dan mulai merasa kelelahan pada mata, ambil rehat sejenak dengan melihat obyek yang jauh untuk beberapa menit. Atau ambil rehat setiap beberapa jam, bisa juga dengan menutup mata dan merelaksasikannya selama 1 menit.
Sekarang setelah Anda mengetahui semua hal ini, semoga Anda bisa lebih bijak dalam menggunakan mata Anda sebagai anugerah ilahi yang tak terkira dan mengingatkan anak Anda tentang bahaya menonton TV atau main game yang terlalu lama.


Sumber:
Penglihatan: Menonton TV Turunkan Fungsi Retina Mata. Kompas edisi 25 Juli 2008

 

Share

Sat, 21 Aug 2010 @20:35

Selamat Datang
image

Ine (contact person)

085722664373


RuMAH PARENTING
(GRup Miracles At Home PARENTING)

Jl Cikadut, Kp Mande No 33, Karang Pamulang, Mandalajati, Bandung, 40194

Facebook :
FB 1 : Rumah Parenting Full
FB 2 : Zulaehah Hidayati Rumah Parenting
Menu Utama
Daftar Artikel Parenting / Pengasuhan Anak
Artikel di www.rumahparenting.com

klip untuk menuju www.rumahparenting.com

Artikel Parenting kami yang lainnya bisa Anda baca di situs kami lainnya, yaitu www.rumahparenting.com, silahkan buka situs tersebut. berikut daftar judul-judul artikel parentingnya :)

Tips Pengasuhan Anak

Beberapa Manfaat Perpisahan yang dikelola dengan baik bagi anak

Agar Anak Mudah minum Obat

Cara Efektif Menyuruh Anak

Mengungkapkan Emosi Negatif dengan tepat

Teknik Parenting untuk Mengantisipasi Anak Tersesat

Konsultasi

Mengatasi Kebiasaan Anak Ngedot

Anak Takut Raksasa

Kakak Cemburu pada Adik


Kumpulan Kisah Nyata "Miracles at Home"

Kisah Miracle Bunda Elok : Anakku Tak Ngedot Lagi

Artikel Parenting

Surat Buat Mama

Tips Mengatasi Marah dari Elizabeth Pantley

Kisah Sebuah Handphone


Share Artikel Ini :)

Artikel ini bermanfaat? silahkan gunakan tombol dibawah ini untuk mengirimkan artikel ke seluruh teman-teman anda di facebook & Twitter. Moga membawa Manfaat bagi teman-teman kita dan menjadi kebaikan yang senantiasa mengalir dari generasi ke generasi.

Share

 

Buku
Counter

Agenda RuMAH PARENTING

  




Agenda Seminar Parenting Februari 2011

18 Februari 2012, Cilegon

Agenda Seminar Parenting Januari 2012

14 Januari 2012, Rabbani Bandung

Agenda Seminar Parenting Desember 2011

18 Desember 2011, SDIT Insan Mulia, Kota Gajah Lampung Tengah

24 Desember 2011, Depok


Agenda Seminar Parenting November 2011

10 November 2011, Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung

20 November 2011, SDIT Wahdatul Ummah, Metro Lampung


Agenda Seminar Parenting Oktober 2011

1 Okt 11, TK Kasih Bunda Bandung

11 Okt 11, UPT IV Bandung

21 Okt 11, UPT IV Bandung


Agenda Seminar Parenting Agustus 2011

7 Agustus, Bandung, Rabbani dipatiukur

 

Agenda Seminar Parenting Juli 2011

2 Juli, Serpong, ajelis Ta'lim Serpong

25 Juli, Banjarmasin, Fame Organizer



Agenda Seminar Parenting Juni 2011

4 Juni, Yogyakarta, Fame Organizer

11 Juni, Semarang, SDIT Bina Awal

19 Juni, Cianjur, RA Persis

29 Juni, Banjarmasin, Fame Organizer